- 1789 Revolusi Prancis
- 1799 VOC dibubarkan – 1602 : kongsi Dagang à warisan beralih ke Republik Batavia à
- 1806 : Kerajaan Belanda : Lodewijk, Hindia Belanda : HW Dandeles
- 1801-1811: Katolik tidak diberi kebebasan
- 14 Maret 1807 : misionaris ke Hindia Belanda : Nelissen, Lambertus Prinssen : [izin radikal] hak
menjalankan tugas kewarganegaraan terhadap pemerintah : pegawai dan gaji Pemerintah (diawasi
pemerintah) – Prefek Apostolik
- 04 April 1808 tiba di Batavia
- Tahun 1830 mulai peraturan : pelaksanaan kebebasan beragama bagi setiap agama yang dijamin
oleh pemerintah [ditambahkan oleh Raja Willem I] selama pelaksanaan itu tidak menimbulkan
bahaya bagi ketenteraman dan tata umum yang indah. Semua diatur oleh Pemerintah.
- 1845 Vatikan - Willem II : Batavia menjadi Vikariat Apostolik (independen mengatur imam) ditentang oleh Pemerintah kolonial
- 1847 : Nota der Punten : Vatikan – Belanda : Waligereja yang menentukan penempatan dan bebas dari campur tangan pemerintah. Waligereja memberitahu Gubernur Jenderal [tidak pernah melanggar]
- 1848 kebebasan 1854 : peraturan : imam, pendeta harus dilengkapi izin khusus yang diberikan oleh atau atas nama GJ untuk melaksanakan dinas pelayanan di suatu daerah. Izin dapat dicabut jika ada pelanggaran/kerugian. Dalam 1 daerah tidak boleh ada bersama Zending dan misi. penjahat Katolik.

PRO - KONTRA PEMBAGIAN VIKARIAT DAN KETERLIBATAN
KONGREGASI/ORDO LAINNYA
- PRO : Kebhinnekaan suku, bahasa, budaya dan luasnya wilayah misi akan semakin efektif dan terpantau baik dengan keterlibatan dan kehadiran kongregasi lain. Singkatnya, Jesuit tidak dapat melayani sendirian. Tenaga tambahan merupakan suatu keharusan.
- KONTRA : Pater van Meurs : pembagian wilayah itu : nec necessaria, nec utilis, nec aequa.
- Tidak perlu karena justru dengan 1 Vikariat, Vikaris dapat dengan lebih mudah memerintah. Soal kekurangan tenaga, Belanda akan mengirim tenaga.
- Tidak menguntungkan, bahkan merugikan karena pembagian wilayah hanya akan menciptakan ketidakcocokan, merongrong persatuan dan memberatkan kekuatan finansial.
- Tidak adil, karena ketika berada dalam suasana sulit tidak ada yang mau datang. Sekarang setelah segalanya lancar dan tinggal memetik panenan, Jesuit malah melepasnya.
•
1853 : dibuka daerah Bangka : katolik cina
•
1985 De Hessele ke Larantuka
•
1886 : Sumatera daerah perkebunan Tembakau : Deli
•
1889 : Tanjungsakti krn daerah ini belum diislamkan
•
1900 : Vikariat Batavia
•
20 des 1902 – Sempurna Apostolik Nugini Timur – MSC
•
11 Feb 1905 : PA Borneo – OFM Cap
•
1911 : Vikariat Apostolik Sumatra – Kapusin Belanda : Padang Mgr Libertus Cluts OFM Cap
•
1913 : Flores – SVD
•
1923 : Apostolik BENCOOLEN YANG SEMPURNA
•
MJD Claessens (lahir tahun 1852), 1912, bersama dengan WH Boogaardt, membentuk Indis
Vereeniging van Nederlandsche Katholieken, [Indische Missie-Vereeniging ].
• 1917 membentuk Onze Missiën in Oost en West (Misi Kita di Timur dan Barat), mengubah Koloniaal Missietijdschrift (Jurnal Misi Kolonial).
• 1928 : membentuk Central Katholiek Koloniaal Bureau (Kantor Kolonial Katolik Pusat), untuk melobi membantu tanah misi.
•
Pertemuan para Pemimpin Misi di Indonesia : 1924
•
Kerjasama berbagai daerah katolik
•
Perlunya kesatuan dan tidak harus keseragaman
•
Kantor Missieafgevaardigde untuk representasi pemerintah
•
Mendirikan Surat Kabar
•
Mendidik calon imam
•
1925 Bersama Propaganda Fidei
•
Optimisme missi : karya pendidikan dan kesehatan
•
Model seni dari misi Ganjuran
•
Penggunaan Liturgi yang bernuansa lokal
•
Pendidikan para imam
• 27 Des 1923 : berita resmi dari Propaganda Fidei (Les Missions Catholiques) – Prefektur
Apostolik
• 28 Mei 1924 : P. Smeets SCJ diangkat sebagai pimpinan Prefek Bengkulu [10 Sept 1925, beliau
tiba di Palembang)
• 23 Sep 1924 : tiga misionaris tiba di Tanjung Sakti: Henk JD van Oort SCJ, Karel van
Stekelenburg SCJ, Bruder Felix van Langenberg SCJ
• 19 Okt 1924 : Van Oort SCJ ke Palembang
• 31 Juli 1926 : P. Neilen SCJ tiba di Bengkulu dan berkarya
JEJAK GEREJA KATOLIK DI BENGKULU
- 1701: Pemimpin perusahaan dagang Inggris di Madras mengirim surat kepada OrdoTheatijnen
untuk
mengirim misionaris ke Benteng York di Bengkulu
- April 1703 : Giuseppe Maria Martelli membaptis 11 orang (bersama Michael Angelo Castelli)
- 1710 : Giovanni Gaetano Comini dikirim ke Bengkulu dari Goa
- 1715 : Giuseppe Maria Ricca dikirim ke Bengkulu
- 1719 : Ricca di bunuh di Bengkulu
Komentar
Posting Komentar